Teteh dan Language Fair

Salah satu cara belajar di sekolah teteh adalah project based learning. Salah satunya adalah pementasan languange fair berupa sociodrama yang diadakan di FIB Universitas Indonesia. Jenis pembelajaran seperti ini menurut saya beneran mengerahkan semua panca indera, otak, otot, dan orang tua untuk berpartisipasi (yg terakhir beneran lho :)) ). Alhamdulillah kreativitas anak-anak mulai dipancing di sini. Untuk kelas pra sekolah memang masih mayoritas dibantu orang tuanya. Namun kelak jika berjodoh, ketika usia sekolah dasar, maka anak akan dipersilakan berkreasi tidak hanya dalam persiapan dekorasi, namun juga sampai jalan cerita dan naskahnya.

Dipikir-pikir ya, anak sepiyik itu udah berkesempatan tampil di depan orang banyak, di atas panggung. Betapa banyak pelajaran yang bisa diperoleh ya. Alhamdulillah.