Resume Diskusi Menghadapi Bocah Tantrum

Jadi utk pengumpulan tantangan hari ini saya mengadopsi resume hasil diskusi tentang menghadapi bocah tantrum di grup Ibu Profesional Depok 8 MARET 2018. Nyambung dengan kreativitas di bagian mana? Ya justru yang paling bikin muter otak cari ide ya pas ngadepin bocah tantrum, apalagi di ruang publik.

Menghadapi tantrum bocah biasanya gak bisa pake 1 jurus aja, perlu byk stok jurus yang bisa diterapkan. Masalahnya kalo lg kejadian suka mati kutu, plus hilang ide. Alhamdulillah bisa belajar bersama mencari alternatif jurus, sapa tau cocok juga di anak kita. ….and here they are

🍃INHALE.. EXHALE.. UNTUK MENENGKAN ANAK (& EMAKNYA)🍃

Tarik nafas dalam2, baik anak, maupun emak, kemudian istighfar.

🍃MENGAMANKAN🍃

Kalau trantrum guling2an, anak diamakan dulu. Biasanya ditaruh dikasur.

🍃MENDIAMKAN SEJENAK SAMPAI REDA🍃

Cara yang banyak dipakai sembari emaknya juga mewaraskan diri adalah mendiamkan sejenak. Caranya bisa berupa:

– dipersilahkan aja kalau mau nangis, sembali sesekali diberikan alasan logis kenapa kemauannya tidak dituruti

– tetap diawasi dalam jarak pandang aman

– dipersilakan nangin baru nanti ditemani

– pisah kamar

– dicuekin sejenak

– diberikan pilihan mau tetap nangis, atau sama mamah

——————–

3 thumb rules yg hrs dipahami anak ketika dia boleh tantrum

– tidak menyakiti diri sendiri

– tidak menyakiti orang lain

– tidak merusak barang

💫dari materi Regulasi Emosi

——————–

🍃MENGALIHKAN PERHATIAN🍃

Untuk mengalihkan perhatian ada beberapa cara:

– diingatkan hal lain yg menyenangkan buat anak.

– diajak bercerita / mendengarkan cerita

– dialihkan ke hal lain misalnya diajak liat papa dan saudaranya

– alihkan perhatianya dengan cara yg lucu

🍃PELUK, GENDONG, USAP KEPALA, PUKPUK🍃

Dipeluk ini bisa sebagai usaha untuk meredakan, bisa juga untuk preventif ketika gelagat tantrum itu datang.

🍃MENGAJAK BERBICARA🍃

Diawali emak yang sudah adem dan pakai nada rendah.

Ditanya mau apa? Dikasih pilihan-pilihan.

Lalu ditanya tentang apa yg dirasakan?

Marah? Sedih?

Diajak mengungkapkan perasaannya, seperti: takut, gak suka, gak mau.

——————–

EMOSI: sedih, takut, bahagia, jijik

💫dari materi Regulasi Emosi

——————–

🍃MEMBERIKAN PENJELASAN SETELAH TENANG🍃

Setelah adegan didiamkan, dipeluk, digendong supaya agak reda, maka selanjutnya memberikan penjelasan. Pertama, posisikan anak menghadap ke arah kita. Eye to eye level. Kemudian peluk dan ajak ngomong baik2. Lembutkan suara emak. Diberikan penjelasan bagaimana seharusnya bersikap sembari ditanya kenapa marah.

🍃BERSERAH DIRI🍃

Ketika segala teori gagal tayang, maka kembali kepada Yang Maha Pencipta, berdoa dan mohon petunjuk untuk menyelesaikan masalah tantrum anak saya.

🍃PREVENTIF🍃

Sebelum tantrum terjadi ada beberapa tips yang bisa diterapkan:

– membacakan buku tentang mengelola emosi jadi bisa belajar sendiri 😊

– memahami penyebab umum tantrum, seperti apabila basic needsnya tidak terpenuhi (lapar, ngantuk, tidak nyaman thdp lingkungan).

– berikan penjelasan sebelum berpergian atau melakukan sesuatu, sehingga anak tau apa yang akan dihadapi (dan dituntut oleh emaknya seperti anteng, gak ngelantur, gak byk jajan dll)

– memahami gelagat bentar lagi tantrum

– mengaji di depan anak

——————–

Sedikit tambahan: Ada beberapa pendekatan yang kurang tepat dlm menghadapi emosi anak, salah satunya ketika tantrum: mengabaikan, tidak menyetujui atas suatu emosi yg dirasakan anak, dan membebaskan tanpa batas.

Yang harus dilakukan: REGULASI EMOSI

5 Langkah penting :

1. Menyadari emosi-emosi yang hadir pada diri anak maupun diri sendiri

2. Menerima emosi sebagai peluang untuk menjalin kedekatan dan mengajar

3. Mendengarkan dengan empati dan meneguhkan perasaan anak

4. Membantu anak memberi nama emosi dengan kata-kata

5. Menentukan batas-batas sambil membantu anak memecahkan masalah

💫dari materi Regulasi Emosi (Ibu Dian, Sekolah Alam)

——————–