Mengenal Keluarga Nabi Muhammad

Teteh itu banyak belajar secara mandiri. Hal yang memang diarahkan untuk dia karena rasa ingin tahunya tinggi, plus mamaknya masih mati gaya mau ngajarin apa. Sembari belajar filter tontonan, sembari mengenalkan tontonan yang diperbolehkan mamah.

Ini salah satu temuan dia lagu keluarga nabi. Saya dan suami awalnya saling berpandangan. Ya ampun kemana aja kita, nama anak nabi aja gak hafal. Teteh hafal lebih dulu. Lagunya catchy dan mudah diingat.

Reminder betapa via lagu itu bisa banyak hal yang diajarkan. Terutama untuk anak yang bakatnya linguistik: dengar dan bicara.

Lagu ini juga ampun jadi senjata mamah buat mengalihkan teteh dari tantrumnya. Teteh itu perfeksionis, salah satu kata dalam kami menyanyikannya pun dia komplen. Maka mamanya sering salah nyanyi (baik sengaja maupun tidak) agar di tengah dia tantrum, sempet mikir, trus lupa nangis, dan sibuk membenarkan mamahnya. Hehehe.

Oiya lagu juga termasuk yang diperbolehkan selama teteh gak boleh nonton sebelum jam 8 malam. Walaupun kadang dia pilihnya lagu cover gitu-gitu hahaha. Ya belok-belok dikit lah, tapinya kembali lagi ke lagu-lagu edukasi.

Eh jadi inget, dedek belum bisa nyanyiiii.. Hihihi.. teteh seumurnya udah sering denger lagu anak dan bisa nyanyi pelangi-pelangi. Tapi dedek udah bisa jumpalitan. Beda anak beda bakat sama cerdas πŸ™‚