Tinybop Human Body – Aplikasi Belajar Organ Tubuh Manusia

Tugas kali ini semacam jadi ajang saya merealisasikan salah satu ide, yang dari dulu hanya wacana. Review aplikasi/game ramah anak. Sekali lagi reminder, bahwa prinsip yang saya pegang adalah teknologi membantu, bukan menggantikan, dan bukan untuk ditakuti. Walaupun kadang absurd efeknya, semacam fenomena tik-tok sekarang. Saya percaya deep-down para developernya berniat membuat aplikasi kreativitas berbasis kolaborasi yang menggunakan faktor narsistik manusia sebagai bahan bakar utama. Mungkin tidak ada niatan berakhir norak seperti apa yang banyak kejadian akhir-akhir ini, sampai menimbulkan kebijakan blokir di tingkat nasional.

Okay, aplikasi edukasi berikutnya untuk dibahas adalah Tinybop Human Body. Aplikasi ini terdiri atas 2 versi: lite dan full-version. Tentunya yang satu gratis, dan lainnya bayar. Untuk harga sebenarnya masih masuk akal mengingat fitur dan materi yang bisa diperoleh. Harga ini juga masih lebih murah dibandingkan buku ensiklopedia berwarna.  Pada tulisan ini, saya hanya akan review versi lite saja. Sampai saat tulisan ini dibuat, masih membuat deal-deal an dengan Runni, seberapa jauh dia suka, dan bisa berpaling dari Youtube. Jika suka baru beli full-version-nya. Aplikasi ini juga hasil pencarian menelusuri aplikasi dengan rating tertinggi, maupun pilihan editor AppStore.

Profil Aplikasi

Nama: TinyBop Human Body
Developer: Tinybop Inc
Deskripsi: Aplikasi interaktif belajar anatomi dan tubuh manusia
Rate umur: 4+
Penghargaan:
** Children’s Technology Review Editor’s Choice
** KAPI Best App for Older Children
** Parents Magazine Best App for Families

Review Aplikasi

Sesuai rating dunia terhadapnya, aplikasi ini luar biasa. Saya terkagum-kagum dan lupa untuk harus ngomong apa ke anak karena fokus mengagumi fiturnya. Penjelasan mekanisme bernafas dan peredaran darah sungguh baik diilustrasikan menggunakan animasi. Ya Allah begitu mudah anak sekarang untuk belajar. Teringat jaman emaknya dulu, hal-hal seperti ini perlu dihafal dan berkali-kali belajar baru paham. Padahal itu usia SMP. Nah ini teteh dengan mudah paham, setidaknya untuk dapat gambaran umum cara kerja organ tubuh.

Pada versi lite hanya terdapat 3 organ yaitu: tulang & rangka, sistem pernafasan, dan sistem peredaran darah. Untuk versi lengkap fiturnya bisa dilihat di sini. Penjelasan setiap menu dilengkapi pilihan rinci 2-3 buah. Contohnya pada sistem peredaran darah, anak bisa memilih mau lihat sistemnya, cara kerja jantung, atau cara kerja darah di dalam pembuluh. Semuanya dalam gambar yang disertai animasi sederhana.

Akhirnya saya dapet bayangan bagaimana jantung memompa darah, bagaimana darah kotor diambil dan dikeluarkan, sampai bagaimana darah bersih dipompakan ke seluruh tubuh. Ya pikiran-pikiran yang menyebabkan emak sering hilang fokus nemenin bocah main. Jadi bukan nemenin, tapi akhirnya main sendiri.

Justru ya, hal ini membuktikan bahwa untuk belajar memang dibutuhkan rasa ingin tahu yang besar. Adanya berbagai aplikasi edukasi tentunya memudahkan anak untuk belajar. Maka kitalah sebagai orang tua harus mencoba nurturing rasa ingin tahu tersebut, ditumbuhkan jika belum, dan dipertahankan jika sudah ada.