Ya Allah, mudahkanlah rezeki mereka

Sedari kecil salah satu ‘kelemahan’ saya adalah suka mewek kalau kasihan dengan orang jualan yang sepi. Sampai sekarangpun seperti itu. Mungkin semua orang sebenarnya seperti itu ya. Terlihat dari banyaknya postingan hal serupa di Social media.

Kemudian masuk masa pandemi, yang mana sebelumnya sudah susah, makin lah susah untuk sebagian orang.

Setiap berkesempatan berjumpa, tidak selalu pun bisa membantu. Akan tetapi ada untaian doa yang selalu terucap:

Ya Allah, mudahkanlah rezeki mereka, cukupkanlah makan dan perut mereka, bahagiakan mereka.

Barangkali doa ini bisa diijabah dan bisa sedikit meringankan beban mereka.

Sesekali saya ikut membeli barang dagangan/jasa yang ditawarkan. Ya saat itu pula merasa sedikit lega sudah membantu. Namun jika diingat kembali, apalah arti 1 pembeli, belum lah cukup membuat mereka balik modal. Sebenarnya yang terbantu ya sayanya, bukan merekanya.

Terbantu untuk melegakan hati. Terbantu untuk mengingat lagi betapa banyak hal yang perlu disyukuri.

😊