Those Missing Years

Kemarin saya mengikuti sebuah kelas online dimana para narasumber memberikan CV ringkas mereka. Seperti biasa, kelas yang saya ikuti adalah kelas ’emak’ banget🤭. Hal yang biasa banget buat orang lain, tapi buat saya luar biasa.

Dari kelima narasumber ada suatu persamaan yang saya temukan. There are certain missing years in those CVs. Dari menyelesaikan sekolah atau menjalani karir tertentu berhenti di tahun tertentu. Sampai kemudian muncul kembali 2-3 tahun lalu.

Di situ saya sadar, gak semua orang bisa berkarya yang terdokumentasikan hasilnya sepanjang waktu. Banyak yang butuh waktu ‘hilang’ dulu, menekuni berbagai amanah. Kemudian menemukan passion baru di tengah amanah tersebut.

Hampir semuanya pula menggunakan keahlian di masa lalu untuk mendukung passion barunya. It is like they can put what’s left when they left it years ago.

Ini semacam pengingat bahwa setiap perempuan punya jalan berbeda. Ada yang mampu konstan berkarya dan bermanfaat, ada yang butuh pause sejenak. Kedua jalan ini juga menghasilkan emak-emak hebat dengan impact luar biasa di lingkungannya. 😊

Yang manakah saya? Yang manakah Anda 😘