Pulihlah Indonesiaku

Hari ini adalah HUT RI ke-76,
17 Agustus 2021
masih di rumah saja,
masih tanpa perayaan, dan
masih minim dari keriuhan..

Ini menjadi refleksi kita semua, bahwa..

Hari ini memang menjadi peringatan perjuangan di masa lalu,
atas harapan generasi selanjutnya bisa hidup tanpa penjajahan.

Namun, kondisi hari semoga kelak juga akan jadi masa lalu..
yang menjadi kenangan, dan bukan berkepanjangan..

Kalau dulu para pendahulu berjuang untuk kemerdekaan,
maka sekarang kita yang berjuang untuk kesehatan..

Kalau dulu perjuangan adalah untuk penghidupan yang lebih baik,
maka sekarang adalah perjuangan untuk tetap hidup..

Kalau dulu gotong-royong artinya berkumpul bersama untuk kemaslahatan..
maka sekarang artinya bersama tidak berkumpul, juga untuk alasan yang sama..

Jika ada hal yang bisa kita teladani dari para pejuang,
maka itu adalah tetap bersyukur dan pantang menyerah..

Jika kemarin kita sempat terlupa akan nikmat merdeka,
dan sibuk mencari bahagia atas hal-hal yang belum dimiliki..

Hari ini kita diingatkan kembali,
bahwa makna merdeka adalah bahagia atas hal-hal yang sudah dimiliki..
Hal-hal yang sebelumnya kita terima, namun abai untuk mensyukurinya..

Sekarang,
Setiap tarikan nafas terasa berkahnya
Setiap rasa begitu nikmatnya
Setiap sapaan “sehat?” secara ikhlas terucap
dan setiap kebersamaan mampu menghadirkan bahagia

Jika ada lagi yang bisa kita teladani,
maka itu adalah rasa kepedulian..

Jika dulu peduli perlu terlibat untuk menumbuhkan rasa,
maka sekaranglah saatnya menajamkan rasa tanpa perlu melihat..

Berbagi bahagia untuk mereka yang tidak seberuntung kita,
dan berbagi ucapan doa teriring untuk mereka yang tidak kita kenal..

Ya Allah, selamatkanlah negeriku,
Cukupkan perut warganya, bahagiakan hati masyarakatnya,
dan limpahkanlah kesehatan untuk semuanya..

Selamat ulang tahun ke 76..
Pulihlah Indonesiaku..
Indonesia tumbuh..
Indonesia tangguh..