Teteh, Gak Usah Shalat!

“sekarang kenapa lagi ngomelnya?“ Sebuah pertanyaan tercetus sebagai reaksi pak suami yang sudah lempeng mendengarkan perseteruan istrinya dan anak perempuannya. Yang berakhir dengan jawaban long silence disertai muka cemberut. “itu tu, cobain deh.. Anaknya kalo disuruh pura pura gak denger. Kalau dilarang, dilakukan. Ya udah aku balik aja.” “Teteh cantik, shalat..” Mulai dari yang intonasi…

Read More

Tebus Mainan

“Mah, yang ini belum ditebus mainannya.” Kala (4 tahun) Bocah cilik itu tetiba menghampiri, setelah menangis panjang karena dia ingin bangun lebih dahulu dari kakaknya, jadi nangis pas tahu dia lebih siang bangunnya. Ini gak ada hubungannya sih dengan topik hehe. Ya itu tadi, anak-anak teh bisa gak mood karena hal yang gak disangka-sangka. Nah…

Read More

Refleksi tentang Masa Depan (Anak) Kita

“Mah, aku nanti jadi apa ya?” Pertanyaan naif yang ngeri-ngeri sedap. Jawabannya gampang jika kita hanya diharuskan menjawab sesuai apa yang kita alami dulu dan saat ini. (tulisan ini translasi dari tulisan sebelumnya di…) Ya benar kan, apakah kita bisa memperkirakan masa depan akan seperti apa untuk anak-anak kita? Apakah profesi yang mereka cita-citakan nanti…

Read More

Learn How to Learn

Renungan tulisan sebelumnya tentang tantangan apa yang akan dihadapi anak-anak kita di masa depan menyisakan sebuah pertanyaan: Bagaimana kita mendidik dan mengasuh anak-anak kita agar bisa bertahan di masa depan?? Jawabannya tentunya kembali ke masing-masing keluarga beserta kondisinya. Banyak yang bilang critical thinking, entrepreneurship, computational thinking, spesialisasi, dan banyak lagi. Tentunya ini semua benar. Tapi…

Read More

A Reflection about Our (Kids) Future

“Mom, what should I become in the future?” A thrilling yet naïve question. The answer is easy if we are only required answering based on what we experience nowadays. However, do we believe what the future holds for our youngsters? Will the job they want still exist in the future? As I admire Harari’s idea…

Read More